
SMP IT Samawa Cendekia sukses menggelar perdana kegiatan Jumat Budaya Samawa (JUMAWA) pada Jumat (11/9/2026) dengan menampilkan kolaborasi seni Bakelung, parade busana adat kelas 9, serta Bazar Ayah Bunda. Agenda rutin bergilir ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan rasa percaya diri siswa dalam melestarikan budaya lokal Sumbawa di era modern.
SUMBAWA — SMP IT Samawa Cendekia sukses menyelenggarakan kegiatan Jumat Budaya Samawa (JUMAWA) untuk pertama kalinya pada Jumat, 11 September 2026. Mengusung tema “Berakar pada Budaya, Bertumbuh di Era Modern”, kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik dalam mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya lokal Sumbawa.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ustadzah Yunita Kardiyanti, S.Pd., Gr., yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Kegiatan ini kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala SMP IT Samawa Cendekia, Galih Trio Raharjo, S.Pd., Gr., M.M.Inov.
Pada gelaran perdana ini, siswa-siswi kelas 9 bertindak sebagai talenta utama sekaligus pelopor. Mereka menampilkan kolaborasi pertunjukan Bakelung antara siswa ikhwan dan akhwat, serta memperagakan parade busana adat Sumbawa dengan riasan natural yang anggun.
Sementara itu, siswa-siswi kelas 7 dan 8 turut memeriahkan suasana dengan memadukan seragam Pramuka beserta ornamen khas Sumbawa, seperti sapu’ dan cipo’ atau kre bulu kumba. Seluruh ustadz dan ustadzah pun tampil serasi mengenakan pakaian adat khas Batedung Tuntang.
Tidak hanya pertunjukan seni dan busana, kemeriahan acara juga didukung oleh partisipasi aktif para orang tua murid melalui Bazar Ayah Bunda kelas 7, 8, dan 9 yang menyajikan aneka olahan dan produk lokal.
Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa JUMAWA akan menjadi agenda rutin bergilir. Setelah sukses dibawakan oleh kelas 9 sebagai pembuka, giliran kelas 8 dan kelas 7 yang akan menjadi pelaksana pada penyelenggaraan berikutnya. Melalui kolaborasi erat antara sekolah, siswa, dan orang tua, kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga bangga dan berani tampil membawa identitas budayanya.